Layanan Aqiqah Hemat Berkualitas Telp. 08180 273 1273 atau 0851 034 55331

Merangsang Pertumbuhan Balita Dengan Peran Aktif Orang Tua

Bagaimana cara merangsang pertumbuhan balita? salah satunya adalah dengan adanya peran aktif dari orang tua seperti ini.

Merangsang Pertumbuhan Balita Dengan Peran Aktif Orang Tua


Orangtua sudah sewajarnya menjadi orang yang paling dekat dengan balita. Untuk alasan bekerja dan berbisnis, tentu balita susah untuk memahaminya. Yang dia mau hanyalah kasih sayang yang sempurna dari kedua orangtua. Memang, dewasa ini banyak sekali jasa penitipan anak atau jasa Asisten Rumah Tangga yang bersedia dititipi anak. Pertanyaannya, apakah mereka mampu merangsang pertumbuhan balita dengan baik?

Merangsang pertumbuhan balita harus disikapi dengan serius dengan peran aktif orangtua. Dalam berbagai kasus, balita mengalami keterlambatan pertumbuhan disebabkan oleh salah pola asuh. Berikut contoh contoh dampak dari salah pola asuh tersebut yang berhasil ditulis oleh team catering kami :

•    Terlambat dalam berjalan. Balita hingga pada usia 3 atau 4 tahun nyatanya ada saja yang belum bisa berjalan sendiri. Normalnya, pada usia 2 tahun teman-teman seusianya sudah berlarian di taman. Ini terjadi karena tidak adanya rangsangan tumbuh pada balita. Kebiasaany seperti terlalu sering menggendongnya akan membuat si buah hati malas berlatih berjalan.

•    Tidak lancar dalam praktek berbicara. Balita yang normal; dalam ini tidak menderita gangguan pita suara, sudah harus bisa berbicara. Tetapi, sering terjadi pada usia 3 tahun masih terbata bahkan hanya diam. Ini terjadi karena sejak kecil, sejak usia satu tahun si buah hati tidak biasa diajak berbicara. Sehingga tidak ada rangsangan untuk berbicara.

•    Lambat dalam belajar menghapal dan berhitung. Sama seperti kasus diatas, rangsangan yang tidak berjalan bisa juga terjadi pada kesusahan balita dalam hal mengahapal dan berhitung. Anak yang tidak diajak belajar dengan suasana yang menyenangkan, akan sulit terangsang pertumbuhan otaknya. Baca juga artikel lainnya tanda-tanda ibu hamil yang sehat.

Bagi pasangan orangtua yang baru memiliki anak, perlu sekali pelatihan bagaimana cara merangsang pertumbuhan balita. Banyak sekali dibuka kelas parenting untuk orangtua yang mau belajar bagaiaman mengasuh anak dengan baik. Pertumbuhan balita akan berpnegaruh besar pada kepribadian anak di masa dewasa. Maka dari itu, sangatlah penting peran aktif orang tua dalam fase balita. Dampingi masa tumbuh kembangnya, temani dia saat belajar, dan bantulah untuk merangsangnya agar tumbuh berkembang dengan baik.
Share:

Faktor-Faktor Kecerdasan Balita

Jika Anda ingin punya punya balita yang cerdas maka perhatikan apa saja faktor-faktor kecerdasan balita berikut ini.

Faktor-Faktor Kecerdasan Balita

faktor-faktor kecerdasan balita

Mempunyai balita yang tumbuh cerdas merupakan dambaan semua orang tua. Rasanya tidak mungkin orangtua berharap memiliki anak yang tidak cerdas. Sudahkah anda mengetahui faktor-faktor kecerdasan balita?

Saat balita, inilah saat terbaik melatih kemampuan berpikir dan kecerdasan anak. Karena sel sel otak bertumbuh sangat cepat di fase ini. Orangtua harus siap dan sadar akan penjagaan dan perawatan tumbuh kembang balita. Pemahanan tentang bagaimana cara meningkatkan kecerdasan balita tentu menentukan bagaimana si buah hati kelak di masa dewasa.

Memang semua usaha mencerdaskan balita belum pasti. Karena ada juga anak yang sejak balita hingga remaja mengalami gejala seperti autis, skizofrenia, tetapi berhasil menjadi ilmuan hebat contohnya saja Thomas Alfa Edison. Namun, hal yang dialami Edison belum tentu dialami semua orang. Oleh karena itulah factor kecerdasan balita haruslah diketahui oleh setiap orang tuanya. Berikut ini penjelasan dari koresponden team catering aqiqah kami:

•    Faktor genetik. Walaupun bukan faktor terpenting, namun dari hasil penelitian mengungkap bahwa ada peran genetik orangtua yang dibawa ke anak yang akan mempengaruhi kecerdasan si buah hati. Selain itu, orangtua yang cerdas akan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Ketika seorang ibu atau seorang ayah memiliki kecerdasan yang baik, maka mereka akan memiliki cara hidup yang baik, cara merawat anak yang baik, serta cara memberikan nutrisi yang baik pada anak setiap harinya.

•    Faktor gizi. Faktor gizi merupakan faktor yang cukup besar berpengaruh bagi kecerdasan. Asupan gizi yang baik adalah bahan bakar si buah hati untuk tumbuh dan berkembang terutama untuk kecerdasan otak. Protein yang cukup, asam lemak omega 3 dan omega 6, mempertikan mineral dan vitamin, serta memperhatikan kalori yang masuk pada tubuh balita akan menentukkan kecerdasannya. Janganlah malas untuk mencari tahu sumber sumber gizi tersebut agar kita tidak salah dalam memilih makanan dan minuman.

•    Faktor lingkungan. Yang dimaksud faktor lingkungan disini tidak hanya lingkungan keluarga, tetapi juga lingkungan rumah dan lingkungan belajar seperti tempat belajar usia sini. Faktor lingkungan sebagai stimulasi berdampak pada pembangunan sel penghubung pada otak dan juga kecerdasan sosialnya. Balita kesayangan kita akan belajar banyak dari apa yang dia lihat dan apa yang dia dengar dari lingkungannya.

Demikian artikel tentang faktor kecerdasan balita, semoga dengan ini anda bisa mengenalinya sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk si kecil.
Share:

Cara Mendidik Balita Untuk Tumbuh Kembang Yang Baik

Anda memiliki balita dan ingin tahu cara mendidik balita untuk tumbuh kembang yang baik? kami akan mengulasnya.

Cara Mendidik Balita Untuk Tumbuh Kembang Yang Baik

cara mendidik balita untuk tumbuh kembang yang baik

Balita merupakan fase yang sangat menentukkan akan seperti apa buah hati tumbuh dan berkembang. Di fase ini, para orangtua dituntut untuk bisa sabar dan tidak kenal lelah agar si anak menjadi apa yang diharapkan. Banyak sekali rumah penitipan anak dan juga sekolah-sekolah usia dini yang menawarkan jasa pendidikkan balita. Namun, sebenarnya tanpa perlu merogoh kocek dalam untuk sekolah tersebut kita sendiripun mampu menjadi guru terbaik untuk anak. Yang menjadi permasalahan adalah apakah semua orangtua sudah tahu cara mendidik balita yang baik? Dalam artikel ini akan dijelaskan beberapa hal penting dalam mendidik balita.

Menurut juru tulis aqiqah jogja inilah 3 hal sederhana  kami dalam cara mendidik balita untuk tumbuh kembang yang baik tapi sangat berpengaruh bagi si buah hati yang dapat kita lakukan sendiri diantaranya adalah:

•    Sering-seringlah mengajak balita anda bicara. Balita merupakan fase dimana si anak mulai belajar berbicara, mengingat kosa kata, dan mulai untuk bisa berpikir. Dengan semakin seringnya kita mengajak berbicara, maka si buah hati akan terbiasa dan terangsang daya berpikirnya dan juga merangsang daya memorinya. Kecerdasan anakpun akan terasah.

•    Seringlah menemani dia setiap waktu. Orang  tua dituntut untuk selalu meluangkan waktu sepanjang hari. Walau terkadang sudah lelah dengan urusan kantor dan aktifitas lainnya, balita tidak akan paham. Yang dia mau adalah kasih sayang sepanjang hari. Sekedar untuk bermain atau menemaninya bernyanyi, itu akan membuat psikologi anak berkembang dengan baik. Kedekatan anak dan orangtua juga akan langgeng hingga dewasa.

•    Kreatif dalam memeberikan pembelajaran. Melatih anak mewarnai, menghapal huruf dan angka, menanamkan budi pekerti dan agama, atau melatih bahasa asing, harus dilakukan dengan cara-cara yang kreatif. Janganlah sampai malas untuk membuat suasana belajar belajar menjadi menyenangkan agar balita tidak bosan dan dapat menyerap pelajaran dengan baik. Misal, belilah magnet kulkas berbentuk huruf untuk belajar menghapal huruf dan juga memberikan pelajaran budi pekerti dengan mendongeng. Nah, adapun untuk kesehatan balita anda bisa membaca artikel 5 tips mudah untuk menjaga kesehatan anak.

Semua proses tumbuh kembang balita harus dilakoni dengan kesabaran. Orangtua tentu ingin memiliki anak yang cerdas dan sesuai yang diharapkan. Hal itu dapa terwujud jika dimulai dengan mengerti  cara mendidik balita yang baik dan benar.
Share:

About